Tuesday, June 11, 2019

Cara Mudah Memasang WordPress di Subdomain

Cara Mudah Memasang WordPress di Subdomain

Memasang WordPress pada Subdomain — WordPress sebagai salah satu blog engine yang cukup populer telah banyak digunakan pada berbagai situs ternama di seluruh dunia. Selain karena cukup mudah digunakan WordPress juga dilengkapi dengan berbagai fitur pendukung yang cukup bermanfaat. WordPress telah didukung oleh berbagai komunitas dan terdaftar pada hampir setiap cpanel yang digunakan.

Membuat Subdomain

Subdomain adalah subbagian dari situs web Anda yang dapat bertahan sebagai situs web baru tanpa nama domain baru. Gunakan subdomain untuk membuat URL yang mudah diingat untuk area konten yang berbeda di situs Anda. Contohnya, Anda dapat membuat subdomain untuk blog yang dapat diakses melalui blog.example.com dan www.example.com/blog. Subdomain biasanya digunakan untuk membuat anak situs dari situs utama. Misalnya membuat situs forum diskusi untuk sebuah situs komunitas. Anda dapat membuat subdomain melalui pengaturan cpanel layanan yang anda gunakan. Silakan temukan pilihan subdomain pada menu halaman cpanel anda.

search subdomain in cpanel

Silakan masukkan nama subdomain yang anda inginkan. Kemudian tekan tombol Buat atau Create.

how to make a subdomain

Selanjutnya terdapat dua cara untuk memasang WordPress pada subdomain yang telah anda buat, yang pertama ialah dengan menggunakan aplikasi Softaculous Apps Installer dan yang kedua dengan menggunakan cara manual.

Memasang WordPress dengan Softaculous Apps Installer

Softaculous Apps Installer merupakan aplikasi cpanel yang dapat digunakan untuk memasang aplikasi web pada hosting anda, seperti WordPress, AbenteCart, PrestaShop, Joomla, dan lain lain. Aplikasi ini secara umum telah banyak digunakan pada berbagai versi cpanel. Pertama-tama silakan buka aplikasi Softaculous Apps Installer pada menu cpanel yang anda gunakan.

Softaculous Apps Installer

Temukan aplikasi WordPress pada Softaculous Apps Installer, jika anda ingin mencoba seperti apa tampilan yang disuguhkan oleh aplikasi WordPress anda dapat memilih menu Demo. Tekan tombol Install untuk mulai memasang WordPress.

Softaculous Apps Installer - WordPress

Software Setup

Setelah itu akan muncul beberapa pengaturan awal yang anda perlukan sebelum memasang WordPress. Pada bagian Software Setup pilih protokol yang akan anda gunakan, jika hosting anda mendukung akses aman (SSL) silakan pilih protokol https:// namun jika tidak, gunakan http://. Pada pilihan kedua pilih domain yang akan anda gunakan, pilih subdomain yang telah anda buat sebelumnya. Pada bagian in Directory tetap kosongkan jika anda ingin memasang WordPress pada alamat subdomain utama "https://sub.maringngerrang.com", ketika anda mengisi bagian In Directory (misalnya dengan "wordpress") maka alamat situs yang akan digunakan untuk memasang WordPress akan menjadi "https://sub.maringngerrang.com/wordpress".

Softaculous App Installer - Software Setup

Site Settings

Pada bagian selanjutnya ialah pengaturan untuk situs yang akan anda buat (Site Settings). Pada bagian ini silakan ini nama yang akan anda gunakan untuk situs yang dibuat serta deskripsi (dalam WordPress disebut tagline) situs. Pilihan Enable Multisite (WPMU) dapat anda abaikan. Pilihan tersebut digunakan untuk menggunakan satu aplikasi WordPress pada banyak situs, jadi anda tidak perlu memasang WordPress baru pada subdomain, namun dalam hal ini kita akan memasang WordPress baru.

Softaculous Apps Installer - Site Settings

Admin Account

Pada bagian Admin Account anda perlu membuat username dan password yang akan anda gunakan untuk login pada WordPress yang akan anda pasang pada subdomain. Kemudian isi alamat email yang anda gunakan (jika anda memiliki alamat email dengan domain sesuai yang anda gunakan anda bisa memasukkan alamat email tersebut).

Softaculous Apps Installer - Admin Account

Choose Language

Selanjutnya ialah pilih bahasa yang akan anda gunakan pada WordPress yang akan anda pasang. Anda dapat menggunakan Bahasa Indonesia jika anda mau.

Softaculous Apps Installer - Choose Language

Select Plugin(s)

Pada bagian pemilihan plugin biasanya yang tersedia hanyalah Limit Login Attempts (Loginizer), silakan anda centang untuk membatasi kesalahan login sebanyak 3 kali untuk menghindari akses dari pengguna yang tidak terdaftar.

Softaculous Apps Installer - Select Plugin(s)

Advanced Options

Pada bagian Advanced Options anda dapat mengabaikan pengaturan dan biarkan tetap secara default. Pada pengaturan tersebut anda dapat memilih nama database dan nama tabel pada database yang akan digunakan untuk WordPress. Selain itu anda dapat mematikan pemberitahuan email, mengatur upgrade otomatis terhadap versi baru plugin dan tema yang anda gunakan. Memilih lokasi penyimpanan backup data website anda serta mengatur backup otomatis terhadap data website anda.

Softaculous Apps Installer - Advanced Options

Select Theme

Dan bagian terakhir ialah memilih tema yang akan anda gunakan pada WordPress yang anda pasang. Anda juga dapat mengabaikan pilihan ini, pengaturan tema dapat anda pilih setelah memasang WordPress. Silakan klik Install.

Softaculous Apps Installer - Select Theme

Setelah berhasil anda sudah dapat menggunakan WordPress pada subdomain yang anda buat sebelumnya. Silakan buka halaman admin pada WordPress yang telah anda pasang, sebagai contoh "https://sub.maringngerrang.com/admin". Masukkan username dan password yang anda gunakan pada pengaturan Admin Account sebelumnya dan happy blogging.

Memasang WordPress subdomain secara manual


Untuk memasang WordPress secara manual pada subdomain anda memerlukan akses terhadap File Manager dan Database hosting yang anda gunakan. Hal tersebut pada dasarnya dapat diakses ketika anda bisa membuka halaman cpanel. Pada bagian ini terdapat dua bagian utama yang akan anda lakukan.

#1 Membuat database

Anda perlu membuat secara manual database yang akan digunakan oleh WordPress yang akan anda pasang. Pada halaman cpanel yang anda gunakan pilih MySQL Databases

MySQL Databases Cpanel

Buatlah sebuah database dengan nama sesuai keinginan anda.

Buat database baru

Setelah itu anda harus mencatat baik-baik nama database, username database, password database, dan database host yang anda gunakan. Kemudian selanjutnya anda akan menambahkan berkas WordPress pada direktori subdomain yang telah anda buat sebelumnya.

#2 Mengunggah berkas WordPress

Selanjutnya anda perlu mengisi direktori penyimpanan subdomain yang telah anda buat sebelumnya dengan berkas dari WordPress. Anda dapat mendapatkan berkas tersebut melalui halaman resmi WordPress.org. Setelah itu buka File Manager hosting website anda lalu temukan folder direktori yang digunakan oleh subdomain yang anda buat. Biasanya folder tersebut menggunakan nama yang sama dengan subdomain anda. Lalu unggah (upload) berkas WordPress yang anda peroleh dari WordPress.org pada folder subdomain tersebut. Setelah proses unggah selesai buka alamat subdomain anda dan anda akan menemukan halaman pengaturan untuk memulai WordPress. Pertama-tama pilih bahasa yang ingin anda gunakan, cukup gunakan bahasa Inggris.

Start WordPress manually - Select Language

Perhatikan informasi yang ditampilkan pada jendela selamat datang. Informasi tersebut akan menyatakan bahwa WordPress akan memerlukan beberapa informasi tentang database anda seperti yang saya sebutkan sebelumnya yaitu Database name, Database username, Database password, Database host serta Table prefix yang digunakan untuk membedakan nama tabel jika anda mengaktifkan multisite.

Start WordPress manually - Information

Lalu masukkan informasi yang disampaikan sebelumnya pada bagian setup configuration selanjutnya.

Start WordPress manually - Setup Configuration

Masukkan informasi yang sesuai berdasarkan database yang anda gunakan setelah itu tekan tombol Submit dan anda siap menggunakan WordPress. Selanjutnya anda perlu memasukkan beberapa informasi dasar mengenai website anda. Diantaranya adalah nama situs, nama pengguna admin beserta kata sandinya, alamat email yang digunakan untuk admin tersebut, serta mengatur visibilitas situs anda terhadap mesin pencari.

Perlu anda perhatikan bahwa cara ini pada dasarnya amat manual dalam memasang WordPress, sebaiknya gunakan apps installer seperti Softaculous jika anda memilikinya. Itu akan memudahkan anda memasang WordPress pada situs anda. Selain itu sebaiknya anda mengaktifkan fitur Multisite (WPMU) untuk memudahkan anda pada penggunaan WordPress baru dengan alamat yang berbeda, khususnya subdomain. Ini dapat membantu anda mengurangi ruang penyimpanan yang digunakan dibandingkan dengan memasang WordPress berulang kali.

Next

Related