Review Film Taiwan: Fall in Love at First Kiss (2019)


Selamat datang teman-teman, terima kasih telah berkunjung di blog saya. Dalam posting kali ini saya akan memberikan sekilas info, review dan link download film Fall in Love at First Kiss (2019).

Film ini merupakan salah satu film Taiwan yang tayang di bioskop pada tahun 2019. Film ini merupakan adaptasi dari sebuah manga Jepang yang berjudul “Itazura na Kiss” oleh Kaoru Tada. Manga ini telah beberapa kali dibuatkan film maupun drama di berbagai negara, antara lain Jepang, Taiwan, Korea Selatan, dan Thailand. Jepang dan Taiwan merupakan negara yang sering membuat remake manga tersebut, salah satunya adalah film ini.


Fall in Love at First Kiss (2019)

Informasi:

  • Judul: 一吻定情 / Yī wěn dìng qíng
  • Judul Secara Umum: Fall in Love at First Kiss
  • Genre: Romance, Comedy, School
  • Sutradara: Frankie Chen
  • Penulis: Kaoru Tada (manga)
  • Tanggal Rilis: 14 Februari 2019 (Taiwan, Malaysia, China, Australia, New Zealand, United States of America, Canada, United Kingdom), 21 Februari 2019 (Singapore), 27 Maret 2019 (South Korea), 3 April 2019 (Philippines)
  • Durasi: 122 menit
  • Negara: Taiwan

Pemeran:

  • Darren Wang sebagai Jiang Zhishu
  • Lin Yun (Jelly Lin) sebagai Yuan Xiangqin
  • Kenji Chen sebagai Ah Jin
  • Cecilia Choi sebagai Sha Hui
  • Christoper Lee sebagai Jiang Wan Li (Ayah Zhishu)
  • Christy Chung sebagai Ah Li Sao (Ibu Zhishu)
  • Tai Chih-yuan sebagai Ayah Xiangqin
  • Tsai Yi-chen sebagai Li Mei
  • This Group Of People sebagai Pemeran Pendukung

Sinopsis:

Film ini bercerita tentang Yuan Xiangqin, seorang pelajar biasa dari kelas F yang jatuh cinta pada Jiang Zhishu, seorang pelajar yang pandai dengan IQ 200 dari kelas A di Sekolah Dunan. Pertemuan pertama yang tidak disengaja saat pertama kali masuk sekolah, Xiangqin berjalan menabrak Zhishu yang sedang mendengarkan musik, Xiangqin kehilangan keseimbangan, sementara ponsel Zhishu juga melayang. Zhishu mencari cara bagaimana menyelamatkan Xiangqin sekaligus ponselnya dari kerusakan, meraih lengan Xiangqin, sementara Xiangqin dengan enggan meraih dasi Zhishu dan terjadilah ciuman pertama mereka di pertemuan pertama. Kemudian mereka bertemu kembali di pertemuan sekolah, Xiangqin semakin jatuh cinta dan bergabung dengan fans club Zhishu. Lalu, diceritakanlah perjalanan cinta Xiangqin yang penuh perjuangan.

Link Download:


My Opinion:

Setiap individu punya pendapatnya sendiri, yaa

Okay, this is my time, 😊😊.

Saya sudah menonton beberapa remake dari manga “Itazura na Kiss” baik itu drama maupun film setelah tahun 2011, Artinya, film atau drama sebelum itu tidak saya nonton yaa, seperti drama original dari Jepang, Itazura na Kiss (1996) dan drama Taiwan, It Started with A Kiss (2005), dan They Kiss Again (2007). (koreksi kalau salah🙆).

Jika ditinjau sebagai film, maka film ini setara dengan film trilogy “Itazura na Kiss” dari Jepang. Bedanya, jika film Jepangnya dibagi menjadi tiga bagian, maka film ini menggabungkan tiga bagian tersebut menjadi satu cerita dalam 122 menit, mungkin, akan ada yang berkomentar tentang waktu dan kepadatan ceritanya.

So, kalau menurutku, film ini sama bagusnya dengan film dari Jepang, hanya saja ada beberapa alur yang berubah namun tetap dalam konsep yang sama, tapi kalau saya, sebenarnya masih agak kurang (maunyaaa…😁😁) dikarenakan sudah pernah melihat alur yang panjang dari dramanya.

Tapiiiiiii, ada yang spesial dari film ini. Biasanya, kita hanya disuguhkan cerita dari sudut pandang pemeran utama perempuannya, sangat jarang menemukan bagian cerita dilihat dari sudut pandang pemeran utama laki-laki yang sebenarnya ditunggu-tunggu, karena membuat penasaran kaum hawa 😁.

Untuk versi drama, Playfull kiss memberikan cerita spesial dibalik dramanya, dengan trilogi diary, diantaranya “Diary Oh Ha-Ni”, “Diary Baek Eun-Jo”, dan yang paling penting adalah “Diary Baek Seung-Jo” yang menceritakan keseluruhan drama dengan pandangan pemeran utama laki-laki, sementara Itazura na Kiss Season 2 (2014) memberikan beberapa scene yang menjelaskan perasaan Irie Naoki.

Untuk versi film, Trilogi “Itazura na Kiss” tidak memberikan bagian spesial itu, namun dilihat dari ekspresinya bisa memberikan penjelasan yang membuat penonton senyum-senyum. (saya suka.. saya sukaa…😀😀). Sementara untuk film ini, mereka memberikan sudut pandang dari Jiang Zhishu dengan sangat baik, sangat memuaskan penonton, meski tidak diakhiri dengan acara pernikahan yang tiba-tiba, Hahaha..😀

Dari segi alur, meskipun agak berbeda, lebih singkat dan padat, saya bisa merasa puas dan masih dibuat senyum-senyum, karena alur yang singkat, maka pemeran dalam film ini tidak terlalu banyak. Film ini memiliki perbedaan dengan yang lainnya, lebih modern dan ending yang romantis (sekali lagi,tidak ada acara pernikahan) tapi tetap membuat dugun-dugun..😉.

Terakhir, meskipun sudah pada tahap lamaran, saya tetap menantikan ada kelanjutannya, biar lebih greget penontonnya. Haha.. 😆 semoga saja.. Sejauh ini, saya sangat merekomendasikan film ini, untuk penggemar Itazura na Kiss, wajib pakai banget, untuk yang belum pernah nonton remake-nya, harus pakai sangat, apalagi untuk penonton yang menyukai hal-hal yang romantis. Okay, 끝~~ Selesai (saya tidak mau terbawa suasana😁)

Intinya silakan dan selamat menonton. hehe..

Ps: Scene pernikahannya sebenarnya ada, hanya saja, tidak ditampilkan dalam film😅 sangat disayangkan yaa😀😀

Mungkin cukup sekian dari saya, semoga bisa bermanfaat, kalau ada yang ingin teman-teman tanyakan silakan sampaikan pada kotak komentar yang ada di bawah atau bisa juga melalui halaman contact blog ini. Terima kasih, selamat berkunjung kembali.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel