Review Film Korea: Be with You (2018)


Selamat datang teman-teman, terima kasih telah berkunjung di blog saya. Dalam posting kali ini saya akan memberikan sekilas info, review dan link download film Be With You (2018).

Film ini merupakan salah satu film Korea yang tayang di bioskop pada tahun 2018, menceritakan tentang kisah sebuah keluarga sederhana, dengan anak yang polos dan orang tua yang hebat, ceritanya dikategorikan imajinatif. Film ini merupakan adaptasi dari sebuah novel yang berjudul “Ima, Ai ni Yukimasu” ditulis oleh Takuji Ichikawa dari Jepang. Di Jepang, novel tersebut sudah dua kali diadaptasi, pada tahun 2004 dibuatkan sebuah film dan tahun 2005 dibuatkan sebuah drama dengan judul yang sama dengan novelnya.

Be with You (2018)

Informasi:

  • Judul: 지금 만나러 갑니다 / Jigeum Mannareo Gamnida
  • Judul Secara Umum: Be with You / Now, I Am Coming to See You
  • Genre: Romance, Family
  • Sutradara: Lee Jang-Hoon
  • Penulis: Takuji Ichikawa (novel)
  • Tanggal Rilis: 14 Maret 2018
  • Durasi: 132 menit
  • Negara: Korea Selatan

Pemeran:

  • So Ji-Sub sebagai Jeong Woo-Jin
  • Lee You-Jin sebagai Woo-Jin (Muda)
  • Son Ye-Jin sebagai Lim Soo-Ah
  • Kim Hyun-Soo sebagai Soo-Ah (Muda)
  • Kim Ji-Hwan sebagai Ji-Ho
  • Ko Chang-Seok sebagai Hong-Goo
  • Bae Yoo-Ram sebagai Hong-Goo (Muda)
  • Park Seo-Joon sebagai Ji-Hoo (Dewasa)
  • Kong Hyo-Jin sebagai Han Bok-Nyeo (cameo)

Sinopsis:

Film ini bercerita tentang, Woo-Jin yang harus menjaga sekaligus mengurus anaknya Ji-Ho sendiri setelah kematian sang istri Soo-Ah. Sebelum meninggal, ia berjanji akan kembali ketika musim hujan dimulai setahun kemudian. Ji-Ho yang mempercayainya pun terus mengharapkan musim hujan datang. Akhirnya, satu tahun kemudian, Soo-Ah datang kembali, namun dalam keadaan hilang ingatan.

Link Download:


My Opinion:

Setiap individu punya pendapatnya sendiri, yaa

Awal mula tertarik untuk menonton film ini, ya karena kekosongan yang melanda, mencoba mencari film-film rekomendasi dan dibawalah saya pada judul film ini, baca sinopsis, masih belum ngeh juga. Eh, pas liat deretan pemain, langsung nonton, secara mereka-mereka sudah tidak akan diragukan lagi kalau soal akting, sisa mencari kecocokan masing-masing.😎😎

Nah, pendapatku tentang film ini adalaaaah, Film ini sejenis dengan film-film keluarga yang mengundang air mata, hahaha. (Saya nangis pemirsa😭). Mirip dengan Film Miracle in Cell Number 7, Wedding Dress, dan lainnya. Kisahnya lebih kepada penerimaan dari orang-orang yang ditinggalkan.

Dimulai dari cerita yang dibuat oleh Ibu Ji-Ho, kemudian pemakamannya, lalu kehidupan setelah ditinggal olehnya. Karakter Ji-Ho sebagai anak yang polos, moody-an, tapi tetap bijaksana (yah, dewasa diusia yang masih kecil😊). Woo-Jin sebagai Ayah pun merupakan Ayah yang baik, agak ceroboh (ya maklum ditinggal sama yang ngurusin, Hehe😁), dan mempunyai penyakit, dia akan pingsan jika dalam keadaan gugup atau terlalu memaksakan diri, yang disembunyikannya selama menikah dengan Soo-Ah. Soo-Ah, sebagai Ibu, punya karakter yang kuat, berani mengambil resiko sendiri, dia yang mengalami kejadian aneh (perjalanan waktu ke masa depan). Film ini dimeriahkan juga dengan pemeran yang menurutku memang diperlukan, seperti Hong-Goo yang menjadi sahabat Woo-Jin dari SMA yang bertanggungjawab dalam urusan komedi (tiap ada Ahjussi ini, rata-rata filmnya lucu ajaa 😀) dan Gong Hyo Jin yang meskipun tampil sebentar (cameo) namun menampilkan karakter yang mencuri perhatian.

Ah iya, alur film ini maju-mundur ya. Bagian "maju" adalah kehidupan yang dialami tokoh utama saat ini, sementara bagian "mundur", yang ada dibeberapa bagian film, adalah kisah awal pertemuan dan hubungan antara Woo-Jin, Soo-Ah dan Hong-Goo saat masih muda dengan dua versi (Woo-Jin dan Soo-Ah), yang memerankan mereka pun sudah jelas, anak-anak yang memang tak diragukan lagi. (saya sukaaa, saya sukaaa!!)

And yang paling saya suka dari film ini adalah cameo dari Park Seo-Joon yang memerankan versi dewasa dari Ji-Ho. Saya paling menunggu kolaborasi Senior-Junior, seperti yang ditayangkan dari film ini. Ahjussi (rasa oppa) vs Oppa (asli). Lucu aja sihh. Bapaknya So Ji-Sub ganteng, ya anaknya Park Seo-Joon juga ganteng. Mantap daaah, eh lupa, Jelas ganteng, Ibunya Son Ye-Jin lagi. Ini mah istilahnya gennya sudah mutlak. Hahaha, oke, sadarkan sayaa. *plak.

Baiklah daripada saya beberkan alurnya dari awal sampai akhir (semakin panjang tulisan saya maka semakin ingin saya menjelas alur dari film ini, 😅), ya silakan ditonton sendiri ya, maafkan jika ada spoiler yang terdeteksi dari tulisan saya, (jika memang ada, karena tulisan ini pun saya usahakan untuk menulis seadanya, mengingat durasi😀). Akhir kata, saya merekomendasikan film ini. Ada beberapa hal yang bisa jadi sebuah kejutan, bagi beberapa orang. Ada beberapa pesan yang dapat kita ambil, dan Ji-Ho, Salut sama anak yang masih kecil seperti itu, sudah belajar untuk menerima kenyataan bahwa Ibunya telah tiadaa....

Mungkin cukup sekian dari saya, semoga bisa bermanfaat, kalau ada yang ingin teman-teman tanyakan silakan sampaikan pada kotak komentar yang ada dibawah atau bisa juga melalui halaman contact blog ini. Terima kasih, selamat berkunjung kembali.

Related Posts

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel