Puisi: Aku dan Kemarin - Hadi


Aku bercerita layaknya aku selalu diam kemarin..
Aku hidup layaknya aku baru lahir kemarin..
Aku berbicara layaknya aku selalu diam kemarin..
Aku bertanya layaknya aku selalu bingung kemarin..

Aku seorang penonton bermulut sutradara..
Aku seorang pendukung bermulut pelatih..
Aku seorang hamba bermulut tuan..
Aku seekor semut berbelalaui gajah..

Related Posts

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel