Sunday, March 5, 2017

Aturan Penulisan Angka Penting dalam Ilmu Fisika

Aturan Penulisan Angka Penting

Assalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh. Salah satu hal dasar yang ada dalam fisika adalah aturan dalam menulis hasil sebuah pengukuran, menentukan berapa angka yang dianggap penting dalam hasil pengukuran tersebut dan hal itu menjadi batasan bagi angka penting pula, yaitu hanya berlaku bagi hasil pengukuran, jadi tidak berlaku untuk hasil perhitungan.

Dalam aturan penulisan angka penting, dikenal pula NTS (Nilai Satuan Terkecil) yaitu satuan ukur terkecil yang terdapat pada alat ukur yang digunakan. Misalnya sebuah penggaris yang umum dipakai NTS nya adalah 1 mm. Jadi jika sobat menggunakan sebuah alat ukur dimana satuan terkecil yang dapat diketahui dengan alat ukur tersebut adalah 1 meter maka nilai NTS yang digunakan adalah 1 meter pula, meskipun ada dm dan cm yang lebih kecil dari meter namun dengan alat ukur tersebut tidak dapat mengukur lebih pendek dari 1 meter maka tetap 1 meter menjadi NTS yang nantinya digunakan dalam menentukan aturan penulisan angka penting untuk hasil pengukuran menggunakan alat tersebut.

Sebuah hasil pengukuran akan dikatakan memiliki angka penting jika memiliki Angka Pasti dan Angka Taksiran. Angka pasti adalah angka yang satuan paling kecilnya sama dengan NTS. Contoh, hasil sebuah pengukuran menggunakan penggaris terhadap suatu benda tertentu adalah 4,25 cm dimana NTS dari penggaris tersebut adalah 1 mm, maka hasil pengukuran dapat ditulis 42,5 mm. 42 mm dapat dihitung bulat menggunakan penggaris (hasilnya pasti) namun 0,5 mm tersebut nilainya hanya taksiran dan tidak dapat dihitung bulat dengan menggunakan penggaris dengan NTS 1 mm. Jika hasil pengukurannya bulat, semisal 42 mm, maka angka taksirannya adalah 0,0 mm jadi dapat ditulis 42,0 mm.

Aturan Penulisan Angka Penting

Setelah mengetahui pendahuluan tentang angka penting, berikut adalah aturan tentang angka apa saja yang dapat dikatakan angka penting dan angka tidak penting.
  1. Semua angka yang bukan nol adalah angka penting.
  2. Angka nol yang terletak diantara angka bukan nol adalah angka penting.
  3. Angka nol disebelah kanan angka bukan nol termasuk angka penting, kecuali jika ada penjelasan lain, misalnya garis bawah pada angka tertentu. Contoh : 513,00 = 3 angka penting.
  4. Angka nol yang terletak disebelah kiri angka bukan nol, baik disebelah kiri maupun disebelah kanan koma desimal tidak termasuk angka penting. Contoh : 0,0005 = 1 angka penting.

Mungkin cukup sekian dari saya, semoga bisa bermanfaat, kalau ada yang ingin sobat tanyakan silakan sampaikan pada kotak komentar yang ada dibawah atau bisa juga melalui halaman contact blog ini. Terima kasih, assalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh.
Disqus Comment
Parse Tool