Thursday, November 10, 2016

Catatan Kecil Seorang 'Newbie' (Again)

Catatan Kecil Seorang 'Newbie' (Again)

Assalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh. Pernah gak sih, teman-teman merasa "BaPer" a.k.a Bawa Perasaan. Istilah "BaPer" sangat tak asing ditelinga para manusia yang lagi kasmaran atau yang lagi punya odo'-odo'.

Seketika semua indera akan aktif ketika si "doi" berada di sekitaran kita, seketika apa saja yang terjadi dengannya dihubung-hubungkan dengan diri kita. Okay, saya akui pernah mengalami hal itu, karena suatu moment yang diciptakan dari si "doi" dan saya juga gak ngerti maksudnya apa? *cie curhat :v

Haha, bagi manusia mungkin gak masalah aja kalau ketahuan mengalami perasaan "BaPer", tapi ya tetap aja ada batasannya. Batasan yang gak boleh dilanggar dalam hal bermasyarakat, jangan sampai cuma karena itu hubungan sosial dengan si "doi" malah gak terjalin dengan baik. Dari yang dulunya dekat malah jadi jauh, kan sayang :)

"BaPer" juga sebenarnya bisa buat keuntungan buat yang merasakannya, (mungkin, gak yakin juga sih!) misalnya dengan "BaPer" membuat kamu semangat untuk melihat "doi" di setiap mata kuliah dan/atau mata pelajaran tiap hari, yang artinya kamu akan dengan senang hati mengikuti pelajaran yang berlangsung, atau mungkin saja, kamu menjadi lebih calm dari sebelumnya-meski seperti memalsukan sifat-tapi setidaknya dapat memberikan kebaikan pada orang-orang yang sudah bosan dengar celoteh kamu yang lebih dari kata luar biasa. Peace! :)

Tapi, kalau terlalu berlebihan "BaPer"nya juga gak baik. Pernah juga nih, si "doi" bilang, kalau seseorang yang terlalu baper malah jadi terlalu berharap dan ujung-ujungnya akan menyakiti diri sendiri, kalau ternyata apa yang dia rasakan itu hanya fiktif belaka. Hahaha :D (Nah, kalau gitu, kan yang sakit dengar kata-katanya siapa hayo?? :D)

Nah toh, kembali lagi pada diri masing-masing. Mau anggap "BaPer"nya sebagai sesuatu yang membangun dan bebas linear *eh? atau mau terlalu berlebihan (Tapi, ingat ya! sesuatu yang berlebihan juga gak baik). Sarannya saya sih, lebih baik menempatkan perasaan pada tempatnya saja, toh "BaPer" gak akan membuat keuntungan lebih atau kerugian lebih buat hidup kita #eaa. Jika begitu, kata teman saya sih "Nikmati saja! toh ini namanya pengalaman hidup, asal jangan melanggar norma-norma yang berlaku dalam hidup" So that, jalani pilihan yang kalian suka, meskipun melalui banyak risiko, toh namanya juga hidup, penuh pasang dan surut. Okay Readers, Salam Syukur :)

Jadi, yah cukup sekian dari saya, semoga bisa bermanfaat, kalau ada yang ingin sobat tanyakan silakan sampaikan pada kotak komentar yang ada dibawah atau bisa juga melalui halaman contact blog ini. Maafkan karena coretan ini agak berantakan dari yang biasanya. Peace!!
Terima kasih, assalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh.
Disqus Comments