Sunday, December 27, 2015

Perubahan Makna Kata dalam Bahasa Indonesia

Perubahan Makna Kata dalam Bahasa Indonesia

Assalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh. Dalam bahasa Indonesia terdapat beberapa kata yang maknanya bergeser jadi makna lain dari makna sebenarnya. Hal ini kebanyakan telah dipelajari di bangku sekolah. Dan dalam beberapa test, materi perubahan makna ini sering dimunculkan.

Dalam kehidupan sehari-hari perubahan makna kata sering digunakan namun terkadang tidak disadari serta tidak diketahui apa jenisnya. Berikut ini Alfin tampilkan beberapa jenis perubahan makna dalam bahasa Indonesia.

1. Generalisasi (meluas)

Makna generalisasi ini sering juga diartikan sebagai makna meluas, karena makna dari kata ini menjadi lebih luas dari makna asalnya. Contoh : ibu, dulunya ibu adalah sapaan untuk seorang orang tua perempuan namun sekarang merupakan sapaan untuk perempuan dewasa yang dihormati.

2. Spesialisasi (menyempit)

Makna spesialisasi merupakan kebalikan dari makna generalisasi, dapat dikatakan sebagai makna menyempit, yaitu perubahan makna kata dari makna sempit ke makna luas. Contoh : dulu sarjana adalah sebutan untuk orang-orang pintar, namun sekarang sarjana adalah sebutan untuk lulusan strata 1 (S1).

3. Amelioratif

Makna amelioratif adalah perubahan makna dari kata untuk sebutan kasar terhadap sesuatu menjadi sebutan halus. Atau juga dapat diartikan makna untuk sebutan terhadap sesuatu yang memiliki nilai lebih tinggi dari kata asalnya. Contoh : bini, yang merupakan kata lain dari istri.

4. Asosiasi

Makna asosiasi merupakan perubahan makna yang dikarenakan adanya persamaan sifat. Makna baru dari asosiasi ini merupakan makna kiasan dari kata yang lama. Contoh : amplop, merupakan sebuah kertas untuk membungkus surat atau berkas-berkas tertentu yang perlu di amplopkan, sedangkan dalam dunia politik, amplop dapat diartikan sebagai sogokan.

5. Sinestesia

Makna sinestesia merupakan perubahan makna dari panca indra, panca indra yang sesungguhnya tidak digunakan pada fungsi yang sebenarnya. Contoh : Suaranya sangat enak di dengar.

6. Peyorasi

Makna peyorasi adalah perubahan makna yang merendahkan nilai suatu kata. Contoh : dulu kata abang digunakan untuk orang yang lebih tua dan di hormati, namun sekarang digunakan pula untuk orang dengan profesi tertentu, misal abang bakso (tukang bakso).

Mungkin cukup sekian dari saya, semoga bisa bermanfaat, kalau ada yang ingin ditanyakan silahkan sampaikan pada kotak komentar dibawah ini. Terima kasih, assalamu'alaikum.
Disqus Comments