Friday, November 27, 2015

No Place Like Homeland

Wakka, Sulawesi Selatan, Indonesia

Kau tidak akan melihat tempat seperti ini di tempat lain. Sangat indah, bahkan ketika matahari tenggelam keindahan yang lain muncul, aku suka.



Hai, selamat malam, sekarang aku sedang berada di tempat yang jauh dari rutinitasku, tempat tinggalku dulu, kampung. Suasana disini sangat berbeda dari keseharian saya, kadang saya merasa asing di tempat terukirnya masa kecilku, bahkan kadang saya merasa agak kesulitan menggunakan bahasa tradisional disini, seperti itulah akibat kebiasaan, bahkan seandainya Nemo bergaul dengan para hiu ketika baru menetas, mungkin siripnya yang cacat membuatnya menjadi predator yang aneh.

Dear himawari, maaf ketika pulang aku tidak sempat melihat ke "arahmu", perjalanan jauh membuatku ketiduran di mobil, itu membuat saya kesal dan sebal, saya tahu itu adalah saat-saat yang jarang kudapatkan, terlebih sekarang kau terlihat semakin asing, tapi saya yakin ketika kembali nanti kesempatan itu tidak akan terlewat, aku janji. Tapi kau tahu? Aku selalu berharap disaat yang sama kau benar-benar ada disana.

Aku mulai berpikir, sepertinya tidak ada orang semenyenangkan kamu, satu per satu aku bertemu dengan orang yang tidak sesuai dengan yang kuharapkan, sekarang aku merasa sangat mengidolakanmu melebihi seorang penggemar setia terhadap selebriti favoritnya, setiap benda yang berhubungan denganmu mengalahkan harga dari sebuah bola yang di tanda tangani atlit bola dunia, atau sebuah peninggalan sejarah yang terpasang di musium, semua itu tidak ada apa-apanya. Bahkan melihat atap rumahmu selalu menjadi momen terseru bagiku, mungkin seperti yang dirasakan para penggemar ketika band kesukaannya sedang tour, hanya saja bedanya aku tidak perlu membeli tiket. Atap rumahmu selalu menjadi atap terindah yang pernah kulihat, bentuknya tidak berbeda dari atap-atap lain, bahannya pun sama dari seng besi, meskipun agak karatan, atap itu selalu lebih indah dari atap rumah manapun.

Aku rindu menceritakan banyak hal padamu, aku rindu membuat mu iri dengan tempat baru yang ku kunjungi, aku masih ingat kau sangat suka melihat sunset lebih dari siapapun, kau tidak akan melihat tempat seperti ini di tempat lain. Sangat indah, bahkan ketika matahari tenggelam keindahan yang lain muncul, aku suka.
Disqus Comment
Parse Tool